Kolaborasi Internasional Pengabdian Kepada Masyarakat Antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas HKBP Nommensen dengan Czech University Of Life Sciences Prague (CULS)

Pada hari Selasa, 7 Juli 2026 telah dilaksanakan kolaborasi internasional kegiatan pengabdian kepada masyarakat FEB UHN dengan Czech University Of Life Sciences Prague (CULS) ke UMKM binaan FEB dengan mengusung tema “Penerapan Konsep Ramah Lingkungan Yang Di Sukai Konsumen Global Pada UMKM Jamu Dapoer Niswah” di Marelan.

Isu pemanasan global menjadi sebuah isu yang mendapat banyak perhatian masyarakat dunia saat ini. Perkembangan ekonomi saat ini menjadi permasalahan pada aspek lingkungan dengan memburuknya iklim global, berkurangnya sumber daya alam, pengundulan hutan, perlindungan wilayah pesisis, perubahan iklim, polusi dan penggunaan energi yang berlebihan yang membahayakn keberlanjutan ekonomi, kesehatan masyarakat, dan stabilitas sosial (Zhu dan Sarkis, 2016). Pemasaran ramah lingkungan sangat penting untuk mengembangkan dan mempromosikan produk ramah lingkungan (Cuc et al., 2022). Pelaku UMKM perlu mengadopsi, mengembangkan, serta mempromosikan produk ramah lingkungan dewasa sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam memberikan kontribusi pada proses penyembuhan ekologi yang dari hari kehari terus mengkhawatirkan dengan terjadinya pemanasan global yang melanda dunia. Selain itu,  konsumenpun memiliki tanggung jawab dalam mengurangi dampak berbahaya terhadap lingkungan dengan menggunakan produk ramah lingkungan dalam jumlah yang lebih besar. Agar perusahaan mulai dapat menerapkan strategi produksi dan pemasaran ramah lingkungan untuk memenuhi preferensi pelanggan guna mencapai keuntungan bisnis jangka panjang (Dangelico et al., 2017; Sana, 2020).

Pelaku UMKM Jamu yang bernama Jamu Dapoer Niswah merupakan salah satu pelaku UMKM yang telah menerapkan ramah lingkungan dalam memproduksi jamu. Proses pembuatan jamu dilakukan dengan memperhatikan aspek ramah lingkungan seperti pengelolaan limbah sisa produksi yang diolah menjadi pakan ternak dan bahan baku jamu diperoleh dari masyarakat sekitar yang menanam rempah-rempah seperti kunyit, jahe, kencur, dan lainnya. Selain itu, pelaku UMKM Jamu Dapoer Niswah juga mempekerjakan karyawan yaitu ibu-ibu rumah tangga yang tinggal disekitar tempat usaha.

Kunjungan tim kolaborasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas HKBP Nommensen bersama mahasiswa dari Czech University Of Life Sciences Prague (CULS) disambut baik oleh pemilik usaha, Ibu Niswah dan 4  pekerjanya. Dapoer Niswah, Tim kolaborasi dihidangkan jamu asli yang masih segar, baru diproduksi. Penerapan ramah lingkungan ini bertujuan untuk menarik konsumen global yang peduli terhadap kelestarian alam dan tren wellness. Berfokus proaktif pada Kesehatan fisik dan mental untuk mencapai keseimbangan hidup yang optimal inilah yang mendorong Pemilik usaha Jamu, Ibu niswah berhasil menarik produsen/petani lokal untuk dapat memproduksi bahan-bahan jamu (rempah-rempah) berkualitas dan menarik konsumen global seperti tim CULS  datang berkunjung menikmati produk asli buatan Indonesia.

Jamu produksi Dapoer Niswah telah menggunakan kemasan yang dapat didaur ulang dan dengan zero waste, atau sampah hasil produksi yang dapat dimanfaatkan Kembali untuk pakan ternak serta transparansi dalam pembuatan jamu sendiri telah membawa produk Jamu ini dipercaya dan disukai dikalangan masyarakat Kota Medan. Hal ini tidak lepas dari ketertarikan CULS untuk mencoba bahkan membeli produk Jamu dalam kemasan untuk dinikmati sekembalinya mereka ke negaranya. Setelah melihat langsung proses pembuatan jamu dan membeli beberapa produk andalan Dapoer Niswah, tim kolaborasipun berswafoto dengan pemilik usaha