Pemahaman Yang Komprehensif Dalam Bidang Perpajakan Sangat Penting

Direktur Tax Center UHN didampingi oleh Herti Diana Hutapea Se, M.Si foto bersama saat pembukaan kursus konsultan pajak Brevet AB Terpadu di ruang Dr. Justin

Ditengah gencarnya bangsa ini melakukan penertiban pajak untuk pembangunan bangsa demi menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera, maka Tax Center merasa ikut terpanggil untuk mensukseskan program pemerintah tersebut, tegas Amran Manurung, SE, M.Si, Ak saat membuka kursus konsultan pajak Brevet AB Terpadu  di ruang Dr. Justin, Senin (23/07/2018). Amran Manurung dosen tetap FE UHN yang juga Direktur Tax Center yang didampingi oleh Herti Hutapea, SE, M.Si yang juga punya perusahaan konsultan pajak ini mengatakan Terget setelah mengikuti kursus peserta mendapat pemahaman yang komprehensif dalam bidang perpajakan  sesuai dengan jenis pajaknya, sehingga WP dapat memenuhi kewajiban perpajakannya dengan baik dan benar. Bagi pesertanya mahasiswa merupakan dokumen pendukung salam mencari pekerjaan. Kursus ini juga membantu peserta untuk mengikuti Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP).

Pengetahuan perpajakan merupakan hal penting bagi para wajib pajak (WP), dimana WP harus memenuhi kewajiban perpajakannya menurut peraturan perundang undangan yang berlaku yang menganut asas SELF ASSESMENT SYSTEM. Dalam asas ini WP diwajibkan untuk menghitung, membayar, melaporkan dan mempertanggungjawabkan sesuai peraturan perpajakan yang selalu berkembang dari waktu ke waktu. Seperti kita ketahui bersama bahwa sumber pendapatan Negara yang terbesar berasal dari pajak, tambah Amran manurung lagi.

Amran Manurung mengatakan Adapun topik yang dilatih dalam kursus ini antara lain : Ketentuan Umum Perpajakan, PP Orang Pribadi & SPT,  PPh Badan & SPT, Pemotongan dan Pemungutan Pajak, PPN & PPN BM, Akuntansi Pajak, Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak, Tax Planning. Kami juga melatih secara elektronik melalui e_SPT pasal 21, a_SPT Masa PPh, e_SPT PPN dan e_SPT PPh Badan. Amran Manurung juga mengatakan  Tax Center UHN hadir dalam membantu program pemerintah melalui pembukaan kursus konsultan pajak Brevet AB Terpadu.

Sementara targer Kursus Pajak Bravet Terpadu AB ini adalah  setelah mengikuti kursus peserta mendapat pemahaman yang komprehensif dalam bidang perpajakan  sesuai dengan jenis pajaknya, sehingga WP dapat memenuhi kewajiban perpajakannya dengan baik dan benar. Bagi pesertanya mahasiswa merupakan dokumen pendukung salam mencari pekerjaan. Kursus ini juga membantu peserta untuk mengikuti Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP). Target peserta kami terdiri dari mahasiswa, akademisi, pengusaha dan investor dengan biaya yang sangat terjangkau. Kursus dilaksanakan setiap hari senin sampai jumat dimulai jam 16.00 Wib sampai 21.00 Wib. Tenaga pengajar terdiri dari Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Konsultan Pajak Terdaftar.

Satu hal lagi yang ditekankan oleh Amran Manurung, semoga para mahasiswa yang mengikuti kursus perpajakan Brevet AB Terpadu ini bisa jadi “agent of change” di masyarakat sehingga mereka bisa jadi duta perpajakan untuk memberikan kesadaran akan pentingnya membayar pajak dengan konsep yang baik dan benar oleh masyarakat karena pajak rakyat yang dibayarkan kepada negara adalah untuk membiayai pembanguna dan pelayanan publik, tegas lulusan S2 Akuntansi Sektor Publik UNDIP Semarang ini.

Sementara Rektor UHN sangat mendukung program Kursus Konsultan Pajak Brevet AB Terpadu  ini karena UHN saat ini terus mengembangkan budaya mutu dengan pengetahuan di luar jam kuliah. Kita harapkan “Tax Center” akan jadi lokomotif bagi UHN untuk membekali mahasiswa keahlian perpajakan demi mendorong negara kita menuju tertib pajak yang sesungguhnya. UHN sangat  berharap sistem perpajakan kita bisa meniru negara-negara Swedia, Finlandia, Denmark, dan Norwegia yang sistem perpajakannya sangat bagus. Dengan bagusnya system perpajakan negara kita maka negara punya dana untuk mensejahterakan masyarakat dengan layanan publik yang bermutu, tegas Doktor Pertanian lulusan Jerman ini.

 

.