DOSEN FE NOMMENSEN HARUS BERKONTRIBUSI MAKSIMAL DALAM PENELITIAN

Setelah mengikuti “workshop pengolahan dan analisis data ini semua dosen Fakultas Ekonomi harus berkontribusi maksimal dalam penelitian sebagai salah satu wujud nyata dari “tridarma perguruan tinggi”, tegas Dekan Fakultas Ekonomi Drs. Jusmer Sihotang, M.Si saat membuka acara workshop “Pengolahan Dan Analisis Data” di kalangan internal dosen FE UHN di Ruang Dr. Justin UHN, Kamis, (23/02/2017). Acara ini menampilkan tiga narasumber dari dosen FE UHN sendiri yang ahli dalam pengolahan dan analisis data, seperti Dr. T. Sihol Nababan, M.Si, Dr. Ferry Panjaitan, M.Si, dan Dosen Matematika FE UHN Drs. Badhu Nadapdap, MS.

Dekan FE mengatakan, bahwa kelemahan kita dalam melakukan penelitian adalah kurangnya pemahaman kita dalam hal menganalisis dan mengolah data, apalagi saat ini metodenya sudah menggunakan metode-metode yang baru atau model –model terbaru. Untuk itu, semua dosen FE diharapkan bisa menjadi peneliti yang handal setelah kata kuncinya, seperti pemahaman dosen pada “pengolahan dan analisis data” bisa dipahami dengan baik oleh semua dosen. Jelasnya lagi, kedepan jumlah dan kualitas penelitian dosen dalam penentuan akreditasi institusi dan juga akreditasi Program Studi sangat penting, bahkan komponen yang paling utama. Semua dosen FE harus menajdi peneliti, tentu topiknya adalah penelitian yang berhubungan dengan ekonomi, tegas Alumnus S2 Ekonomi Pembangunan IPB ini.

Sementara Dr. T. Sihol Nababan, M.Si dalam paparannya mengenai “Sharing An Information how To Make Your Academic Papers Go International” sangat menekankan kualitas isi atau materi dari penelitian merupakan hal yang sangat penting agar penelitian kita bisa diterbitkan di jurnal bereputasi internasional, seperti terindeks SCOPUS. Tetapi sebelum sampai kesana, tahapan –tahapan penelitian itu juga harus kita pahami dengan baik, terlebih kemampuan peneliti dalam hal pengolahan dan analisis data. Mengingat data merupakan komponen yang sangat penting dalam penelitian, harus benar-benar dikuasai bagaimana melakukan tahapan analisis dengan baik sehingga hasil peneltian itu juga baik.

Dr. Ferry Panjaitan, M.Si yang baru saja selesai kuliah S3 Ilmu Manajemen di UNPAD menekankan pada pengolahan dan analisis data dengan menggunakan model SEM. Menurut Dr. Ferry Panjaitan, Structural equation modeling (SEM), adalah suatu teknik modeling statistik yang bersifat sangat cross-sectional, linear dan umum. Termasuk dalam SEM ini ialah analisis faktor (factor analysis), analisis jalur (path analysis) dan regresi (regression ). Pada umumnya orang menggunakan SEM lebih berfokus pada konstruk-konstruk laten—yang dimaksud ialah variabel-variabel psikologis abstrak, seperti "kecerdasan" atau "sikap terhadap merek (brand)"—dibandingkan dengan variabel-variabel manifest (indikator) yang digunakan untuk mengukur konstruk-konstruk tersebut. Pengukuran dianggap sulit dan rentan dengan kesalahan. Dengan adanya kesalahan pengukuran modeling yang dapat terjadi secara eksplisit, para pengguna SEM berusaha menurunkan estimasi-estimasi yang tidak bias untuk hubungan antara konstruk laten.

Pada akhirnya, SEM memungkinkan pengukuran jamak dihubungkan dengan konstruk laten tunggal, tegas Dr. Ferry Panjaitan. Semoga dengan memahami model SEM ini para dosen–dosen FE UHN bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dosen FE UHN, harap Dr. Ferry Panjaitan lagi. Workshop ini diikuti oleh semua dosen FE UHN dari Prodi Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan.

.