Fakultas Pertanian Univesitas HKBP Nommensen Medan Laksanakan WEBINAR dengan thema “Pertanian Dimasa Pandemi”.

Fakultas Pertanian Univesitas HKBP Nommensen Medan  
Laksanakan WEBINAR dengan thema “Pertanian Dimasa Pandemi”.

Kamis, 4 Maret 2021, Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan, menyelenggarakan Webinar dengan  thema “ Pertanian Dimasa Pandemi”, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Dr. Justin Sihombig, lewat platform zoom, yang dimulai pada pukul 10.00 wib hingga selesai. Pelaksanaan webinar diawali  dengan Doa yang dipimpin oleh Ketua Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Ferlando J. Simanungkalit, MSc, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam Sambutannya Ir. Benika Naibaho, M.Si, selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan, menyampaikan Webinar ini dilaksanakan dalam rangka menjawab dampak yang terjadi pada sektor pertanian di masa pademi covid-19 ini. Pandemi covid-19 ini juga berdampak pada ketahanan pangan, sehingga dibutuhkan solusi dalam menjawab persoalan yang muncul ditengah-tengah masyarakat.

Dalam laporannya ketua Panita Ir. Rosnawita Simanjuntak, MP, menyampaikan  pelaksanaan webinar ini telah dipersiapkan dengan baik dan matang, dengan mengambil tema ”Pertanian Dimasa Pandemi”.  Pelaksanaan webinar telah dipromosikan lewat berbagai media agar masyarakat, khususnya akademisi, praktisi serta mahasiwa dapat berperan dan terlibat dalam webinar tersebut.  

Lebih lanjut, Ir. Rosnawita Simanjuntak, MP, selaku Ketua Panitia menyampaikan dalam webinar ini dihadirkan tiga narasumber yaitu; 1). Prof. Dr. Ir. Sabam Malau, Dosen pada Program Studi Agroekoteknologi,  dengan topik “Prospek kopi dimasa dan setelah pandemic covid-19”  2). Dr. Ir. Hotman Manurung, MS, Dosen pada Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, dengan topik “Pangan fungsional dimasa pandemi covid-19” dan 3). Dr. Ir. Hotden L. Nainggolan, M.Si, Dosen pada Program Studi Agribisnis, memaparkan topik “ Mampukah sektor  pertanian bertahan dimasa pandemi covid-19 ?”.

Ketua panitia juga menyampaikan jumlah peserta yang hadir dalam webinar tersebut, sekitar 250- an orang yang terdiri dari Dosen Fakultas Pertanian dan dosen dari beberapa perguruan tinggi di Sumatera Utara, Alumni Fakultas Pertanian, praktisi, masyarakat dan mahasiswa yang berasal dari Kota Medan, dan daerah lainnnya. Peserta yang dari luar kota berasal dari Palembang, Kota Ambon, Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan yang lainnya.

Dalam paparannya Prof. Dr. Ir. Sabam Malau, menyampaikan “kopi menjadi komoditi penting dan diminati masyarakat di masa pandemi”. Beliau menyampaikan bisnis kopi dimasa pandemi merupakan bisnis yang sangat menjanjikan. Bahkan dimasa pandemi permintaan kopi USA dari Propinsi Sumatera Utara terus meningkat, untuk itu rawatlah kopi anda” ujarnya dengan lugas. 

Dalam paparannya Dr. Ir. Hotman Manurung, MS, menyampaikan, “dimasa pandemic covid-19 masyarakat perlu memperhatikan pola makan dan jenis pangan yang dikonsumsinya”. Pandemi covid-19 menuntut kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi  pangan sehat untuk meningkatkan imunitas. Bahkan selama pandemi covid-19 konsumen mencari pangan fungsional untuk  kesehatannya.  Pada akhir paparannya, beliau menyampaikan” pangan segar dan olahan yang mengandung komponen pangan  yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, karena kaya dengan antioksidan, serat dan berbagai jenis vitamin yang dapat membangun imunitas tubuh”.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Ir. Hotden L. Nainggolan, M.Si memaparkan, ”secara nasional sektor pertanian mampu bertahan dimasa pandemi covid-19, yang ditunjukkan dengan pertumbuhan PDB lapangan usaha sektor pertanian sebesar 2,6% pada tahun 2020, namun pertumbuhan ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan terganggunya supply chain (rantai pasok), akibat terhentinya sektor penunjang seperti; transportasi, sektor industry pengolahan dan sektor akomodasi makanan dan minuman. 

Lebih lanjut Dr. Ir. Hotden L. Nainggolan, M.Si menyampaikan secara khusus untuk sektor pertanian di Propinsi Sumatera Utara, sangat terdampak oleh pandemi covid-19 yang menyebabkan pertumbuhan PDRB sektor pertanian turun sebesar 0,2% pada triwulan IV 2020 dibandingkan dengan tahun 2019. Penurunan ini diikuti dengan penurunan sektor lain yang terkait dengan sektor pertanian, seperti sektor transportasi yang juga turun sebesar 16,9%, serta sektor  akomodasi makanan dan minuman turut terdampak dan turun 14,8%.

Pada akhir pemaparannya Dr. Ir. Hotden L. Nainggolan, M.Si menyampaikan perlu dilakukan beberapa hal dalam mendorong kinerja sektor pertanian secara khusus di Sumatera Utara, sebagai upaya memitigasi dampak pandemi covid-19 terhadap sektor pertanian, diantaranya menjamin kelancaran sistem logistik antar wilayah, pemberian stimulus dan insentif kepada petani. Disamping itu, pemeritah, swasta dan pihak terkait  harus mengambil peran dalam pemberdayaan petani untuk pengembangan sentra usaha pertanian untuk memperbaiki kinerja sektor pertanian dimasa pandemi covid-19.

 

SERTIFIKAT WEBINAR FAKULTAS PERTANIAN UHN NOMMENSEN

Link untuk mendownload Sertifikat

https://drive.google.com/drive/folders/1Ce1A_rudeHg8tuQEuo1953E10LKiayhM?usp=sharing

.