Pemerintah Harus Dukung Pertanian Terintegrasi Berbasis Padi Sawah

Dr. Ir. Hotden Nainggolan, M.Si foto bersama dengan Direktur Pascasarjana USU Prof. Dr. Robert Sibarani, MS, Mantan Rektor UHN Dr. Ir. Jongkers Tampubolon, M.Sc setelah selesai sidang terbuka

Sistem pertanian yang terintegrasi akan mampu meningkatkan produktivitas padi, untuk itu saatnya pemerintah memperhatikan sistem pertanian terintegrasi ini sebagai upaya meningkatkan optimalisasi produksi padi kedepan. Hal itu dikemukakan oleh Ir. Hotden Nainggolan, M.Si Dosen Fakultas Pertanian UHN Medan saat sidang terbuka di USU mempertahankan disertasinya dengan judul “Optimalisasi dan Perencanaan Pertanian Terintegrasi Berbasis Padi Sawah Dalam Rangka  Pengembangan Wilayah di Kabupaten Humbang Hasundutan”, Kamis, (11/04/2019). Ir. Hotden Nainggolan, M.Si mempertahankan disertasinya di hadapan para penguji seperti Prof. Dr. Marlon Sihombing, MS, Prof. Dr. lic.reg.reg. Sirojuzilam, SE, Prof. Erlina, MSi, PhD, Ak, Prof. Dr. Zulkarnanen, SE, MM, Dr. Ir. Tavi Supriana, MS, dan Dr. Ir. Ma’ruf Tafsin, MS, serta Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Robert Sibarani, MS.

Hotden Nainggolan dalam paparannya mengatakan bahwa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis; a) efisiensi sistem pertanian terintegrasi di Humbang Hasundutan, b) optimalisasi  sistem pertanian terintegrasi di  Humbang Hasundutan, c) pengaruh kondisi eksternal pertanian; penyuluhan, budaya, modal sosial, akses pasar, akses modal, harga input dan harga output terhadap sistem pertanian terintegrasi, d)  pengaruh kondisi internal pertanian; luas lahan, topografi lahan, tata guna lahan, fasilitas jalan dan pengalaman bertani/ beternak terhadap sistem pertanian terintegrasi, e) pengaruh sistem pertanian terintegrasi terhadap pengembangan wilayah, f)  pengaruh kondisi eksternal pertanian; penyuluhan, budaya, modal sosial, akses pasar, akses modal, harga input dan harga output terhadap pengembangan wilayah, g) mengetahui  pengaruh kondisi internal pertanian; luas lahan, topografi lahan, tata guna lahan, fasilitas jalan dan pengalaman bertani/ beternak terhadap pengembangan wilayah, h) mengetahui pengaruh kondisi eksternal pertanian; penyuluhan, budaya, modal sosial, akses pasar, akses modal, harga input dan harga output terhadap pengembangan wilayah melalui sistem pertanian terintegrasi.

Masih menurut Hotden Nainggolan Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan; a) Usahatani pertanian integrasi di Humbang Hasundutan  adalah efisien dengan nilai R/C 2,46, b) Sistem pertanian terintegrasi pada tingkat kesediaan sumber daya (kondisi eksisting) akan dapat mengoptimalkan produktivitas. Kemudian Hotden Nainggolan menyimpulkan bahwa pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan; a)  melakukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang usahatani sistem terintegrasi, sehingga  produksi dan pendapatan petani akan meningkat, b)  meningkatkan pelaksanaan penyuluhan terhadap petani untuk memanfaatkan faktor-faktor produksi usahatani sistem pertanian terintegrasi secara optimal, sehingga produksi usahatani sistem terintegrasi meningkat tegas Hotden Nainggolan lagi.  

Turut hadir dalam sidang terbuka ini sekretaris Yayasan UHN Pdt. Pintor M. Sitanggang, Dekan F. Pertanian Ir. Benika Naibaho, M.Si, Kaprodi Agribisnis Ir. Johndikson Aritonang, MS, Mantan Rektor UHN Dr. Ir. Jongkers Tampubolon, M.Sc, Dr. Ir. Juli Ritha Tarigan, MSc, Dr. Ir. Hotman Manurung, MS, Jonson Rajagukguk, S. Sos, SE, M.AP dan beberapa dosen dari lingkungan FP UHN.  

 

.