Prodi Akuntansi dan Administrasi Perpajakan FEB Jalin MoA dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Sumut

Prodi Akuntansi dan Administrasi Perpajakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bersama  Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Sumatera Utara melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Momerandum of Agreement) pada hari Jumat, (10/06/2022) di Ruang Rapat Justin Sihombing.

Kedatangan tim IAI ke Kampus Nommensen disambut hangat oleh Dekan FEB UHN Medan, Dr. Jadongan Sijabat, S.E, M.Si didampingi Ka Prodi Administrasi Perpajakan Rimbun C.D. Sidabutar, S.E.,.M.Si, Ka Prodi Akuntansi Dr. M. Berliana Lumbangaol, S.E., M.Si., Ak, CA, Sekretaris Prodi Akuntansi Hendrik E.S. Samosir, S.E., Ak, M.Ak, CA dan Kabiro Humas dan Kerja sama Dr. Mian Siahaan, M.M. Sedangkan tim dari IAI hadir Dr. Chandra Situmeang Ak .CA.CPA, CRMP selaku Sekretaris Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Sumut, Asen Susanto Bidang Kantor Jasa Akuntan, Dr. Rahima Purba, S.E., M.Si, Ak, CA Bendahara dan Hendra Agustinus Marbun SE., M.Si, Ak, CA Bidang Keanggotaan.

Setelah acara penandatanganan MoA dilanjutkan dengan menggelar webinar dengan topik “New Landscape of Accounting” dengan narasumber Dr.Chandra Situmerang Ak .CA.CPA, CRMP selaku Sekretaris Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Sumut yang dihadiri 400 lebih peserta secara virtual.

Webinar yang dimoderatori Kaprodi Adm Pajak UHN Rimbun CD Sidabutar SE MSi, dihantar oleh Dekan FEB UHN Dr.Jadongan Sijabat SE MSi. Jadongan Sijabat mengapresiasi narasumber Dr.Chandra Situmeang, dan berharap webinar “New Landscape of Accounting” membawa sejumlah benefit.“Semoga webinar ini membawa benefit kepada Prodi Akuntansi dan Prodi Adm Pajak FEB UHN, menambah wacana tentang masa depan profesi akuntan dan mendapatkan isu-isu terbaru akuntansi di era Revolusi Industri 4.0. Moga webinar ini juga membawa benefit kepada Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Sumatera Utara”, ujarnya.

Webinar tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III UHN, Dr.Sindak Sidauruk mewakili Rektor UHN. Menurutnya kita tidak bisa mengelakkan diri dari digitalisasi, termasuk pengaruhnya ke bidang akuntansi.

.