Ephorus HKBP Resmikan Auditorium Universitas HKBP Nommensen Medan

“Dalam nama Allah Bapa dan nama anaknya Yesus Kristus dan nama Roh Kudus, saya Ephorus HKBP  membuka gedung Fakultas Kedokteran, Auditorium dan Chapel Universitas HKBP Nommesen Medan ini. Tuhan memberkati seluruh Sivitas Akademika dalam menempati gedung ini sebagai sebagai tempat untuk berdoa, belajar dan berkarya bagi kemuliaan Tuhan dan berkat kesejahteraan bagi bangsa dan Negara,” ucap Ompui Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing sembari membuka pintu pertama yang menandakan gedung resmi dibuka, Sabtu (31/10/2020). Peresmian gedung itu diawali dengan pembukaan tudung prasasti yang dilakukan oleh Ompui Ephorus HKBP, Pdt Dr Darwin Lumbantobing dan pemotongan pita oleh Ompung Boru Ephorus HKBP.

Acara dimulai dengan kebaktian singkat yang dipimpin oleh Pdt. TAP Simorangkir, STh., MM. Pada acara inti, kesempatan pertama diberikan kepada  Wakil Rektor IV Bidang Kerja sama, Drs. Samse Pandiangan, Msc., PhD untuk memperkenalkan Benih Jagung Unggul Bisma Komposit, hasil kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Universitas HKBP Nommensen Medan bersama Yayasan Budaya Hijau Indonesia (YBHI) dari Porlak Nommensen di Simalingkar B. “Keunggulan dari benih jagung ini adalah kandungan gizi jagung ini sudah teruji bagus hasilnya di laboratorium Dinas Pertanian dan hasil dari panen jagung ini dapat kembali digunakan sebagai benih pada musim tanam berikutnya.” Jelasnya Samse. Harapannya, setelah pandemic Covid 19 berlalu, benih jagung ini akan dibagikan secara gratis kepada petani di daerah Samosir dan kita akan terus dampingin dan membimbing para petani hingga panen.

Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan, Dr. Haposan Siallagan, S.H., M.H dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pimpinan Yayasan Universitas HKBP Nommesen atas pembangunan gedung ini yang digunakan untuk kemajuan universitas ini. “UHN Medan ini tetap mengukir prestasi-prestasi seperti di LLDIKTI masih masuk dalam urutan 5 besar. Selanjutnya untuk akreditasi universitas maupun fakultas semakin hari semakin baik, penulisan jurnal oleh para dosen pun semakin bertambah dan banyak kepercayaan lainnya yang sudah diberikan kepada UHN Medan,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa jumlah dosen yang sedang melanjutkan Program Studi S3 sebanyak 80 orang.

“Harapan kedepannya Nommensen ini dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dengan mengupayakan inovasi-inovasi dan kreativitas yang dapat berguna bagi masyarakat, sesuai dengan permintaan Pemerintah kepada Perguruan Tinggi,” tambah Haposan. Terkait masa pandemic Covid 19, Nommensen juga turut serta aktif dalam memberikan bantuan-bantuan berupa APD ke beberapa Rumah Sakit dan Puskesmas di dalam dalam dan luar Kota Medan serta dalam penanganannya dengan membentuk Tim Gugus Covid UHN Medan.

Optimisme yang sama juga dilontarkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara (L2DIKTI) Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si. Ibnu berjanji ia dan lembaganya akan mendorong dengan segala daya agar UHN Medan segera meraih Akreditasi A, mengingat saat ini masih hanya ada satu PTS di Sumut yang meraih akreditasi A. “Saya sejak tahun 1981 sudah terkagum-kagum dengan kampus Nommensen ini. Nommensen adalah kampus swasta termegah. Lulusannya juga banyak yang menjadi orang hebat termasuk menjadi pejabat. Karena nya saya dan lembaga yang baru saya pimpin ini akan berusaha keras membantu mendorong agar kampus ini meraih akreditasi A. Tapi semua itu tergantung pimpinan UHN Medan. Mari kita bersama- sama canangkan, setahun dua tahun kedepan Universitas ini mendapatkan akreditasi A,” ajak Ibnu.

Ketua Yayasan Universitas HKBP Nommensen, Dr. Ir. Nurdin Tampubolon dalam sambutannya melalui aplikasi zoom bersyukur atas berlangsungnya acara peresmian gedung imi. “Sesuai dengan motto UHN Medan yaitu Untuk Tuhan dan Ibu Pertiwi, gedung ini dibutuhkan untuk peningkatan daya saing semua bidang yang bertaraf global. Kita semua harus bisa dalam kurun waktu yang tidak lama UHN Medan harus memberikan kontribusi yang besar bagi bangsa dan Negara sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” harap Nurdin.

Ketua Panitia Peresmian Gedung ini, Viktor Silaen, S.E., M.M menyampaikan bahwa gedung ini diresmikan sebagai Gedung Auditorium dan sebagai Chapel/ tempat ibadah bagi Universitas HKBP Nommensen Medan. “Gedung yang kami bangun ini memiliki luas 60x20 meter, yang artinya 1200 meter setiap lantainya. Sehingga bila dikalikan dengan empat lantai. Berarti gedung ini memiliki luas wilayah 4.800 meter," ujar Victor. Gedung ini berharap akan bisa menjawab tantangan-tantangan dari kekurangan gedung yang ada, yang mana gedung itu terdiri dari lantai dasar/ basement sebagai parkir mobil, lantai satu dan dua dijadikan sebagai kelas belajar untuk Fakultas Kedeodkteran, dan lantai tiga dijadikan sebagai Auditorium dan Chapel. “Dengan dibangunnya Gedung ini diharapkan bisa menambah daya saing UHN Medan dengan universitas-universitas lainnya,” tambah Viktor lagi.

Turut hadir Sekjen HKBP, Pdt. David Sibuea, M.Th, D.Min; Kadep Diakonia HKBP, Pdt. Debora Sinaga, M.Th; Kadep Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Martongo Sitinjak; Kadep  Marturia HKBP Dr. Anna Pangaribuan; Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh, Pdt. Sunggul Sirait, Sekretaris Yayasan, Pdt. Heince Simanjuntak, M.Th beserta Pengurus dan Pengawas Yayasan HKBP Nommensen; Para Wakil Rektor dan Dekanat UHN Medan, Perwakilan Pengurus Mesjid Al- Ikhlas, Perwakilan Rumah Sakit Mitra, RSU Murni Teguh Medan.

.