Peringatan HUT Mahatala Nommensen Ke-28 Membumikan 351 Bibit Pohon Produksi Buah

Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas HKBP Nommensen Medan (Mahatala Nommensen) melakukan penanaman bibit pohon produksi buah sebanyak 351 batang di Demplot Pertanian Organik UHN Medan di Simalingkar B Medan Tuntungan, Selasa (28/07/2020). Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun Mahatala Nommensen ke-28. 

Mahatala Nommensen berdiri pada tanggal 28 Juli 1992, yang didirikan oleh 31 orang mahasiswa yang dilatarbelakangi oleh kesadaran akan ancaman ekologi yang dapat membinasakan umat manusia akibat kerusakan alam dan lingkungan. Dalam perjalanan organisasi ini telah banyak melaksanakan kegiatan untuk meningkatkan kualitas pengetahuan anggota tentang alam dan pelestariannya.

Rektor Universitas HKBP Nommensen Dr. Haposan Siallagan, S.H.,MH diwakili oleh Wakil Rektor I UHN Medan Dr. Richard Napitupulu, S.T., M.T mejelaskan tujuan dari kegiatan penanaman pohon ini adalah dalam rangka memperingati hari jadi UKM Mahatala Nommensen sekaligus bekerja sama dengan Yayasan Budaya Hijau Indonesia dan PT. Pelindo I Sumatera Utara. “Lahan Nommensen ini kita manfaatkan menjadi lahan bagi produksi buah-buahan yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat pembelajaran bagi masyarakat yang ingin melihat budidaya pohon produksi buah maupun holtikultura yang sedang dikembangkan yang hasilnya dapat dirasakan bersama,” tuturnya.

Bibit pohon produksi buah yang akan dibumikan di Porlak Simalingkar ini merupakan donasi dari PT. Pelindo I Sumatera Utara. Untuk itu, ucapan terimakasih mengalir tidak henti dari Ketua Mahatala Nommensen, Rexi Siallagan kepada pihak Rektorat UHN Medan, Yayasan Budaya Hijau Indonesia dan PT. Pelindo I sebagai donator bibit pohon tersebut.

"Sebelumnya pada awal Juli lalu kita sudah tanam sebanyak 51 bibit pohon. Untuk hari ini kita akan tanam sisanya yakni sebanyak 300 pohon yang dilakukan oleh para relawan. Saya berharap kedepannya agar selalu membantu dan membimbing kami untuk dapat berkarya dalam melestarikan alam,” ujarnya. Rexi berharap dengan kegiatan ini dapat melestarikan kembali lingkungan dengan penanaman pohon produksi buah dan melalui kegiatan ini masyarakat dapat terinspirasi untuk menanam pohon lebih banyak lagi.

 

 

.