UHN Medan dan Kemristekdikti Laksanakan Lokakarya Manajemen Riset dan Publikasi Ilmiah

Bertempat di Hotel Grand Mercure Universitas HKBP Nommensen, FPPLTI Wilayah Sumut dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristek DIKTI) melasanakan lokakarya mengenai manajemen riset dan publikasi ilmiah, Rabu, (10/07/2019). Adapun yang jadi pembicara adalah Kepala Pusat Dokumentasi dan Informasi LIPI RI Dr. Lukman ST, M.Hum. sebelum acara ini dimulai terlebih dahulu Rektor UHN dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Richard Napitupulu, ST, MT  memberikan kat sambutannya. Hadir juga dalam hal ini Dr. Jonner Hasugian, SE, M.Si mewakili FPPLTi Wilayah Sumut.  

Dalam sambutannya Wakil Rektor I mengatakan sangat  berterima kasih atas kerjasama ini dan kepercayaannya  kepada UHN untuk mempersiapkan acara ini. Acara ini sangat penting karena salah satu indikator kemajuan dari perguruan tinggi adalah sejauh mana kuantitas dan kualitas riset itu dilakukan oleh kampus. Produktivitas publikasi ilmiah harus kita akui saat ini masih sangat sulit. Semoga dengan adanya lokakarya ini kedepan publikasi ilmiah para dosen, sarana untuk melakukan publikasi ilmiah makin terakses dengan baik. Banyak masukan dan pemahaman baru yang kita peroleh dari lokakarya ini, dan kedepan kegiatan seperti ini harus kita tingkatkan dengan baik, tegas Wakil Rektor I ini lagi.

Sementara Dr. Lukman ST, M.Hum alam paparannya mengatakan saat ini jumlah publikasi ilmiah secara kuantitas sudah sangat banyak. Hanya saja mutu atau kualitasnya yang harus kita dorong bagaimana agar bisa semakin bagus, tegas Dr. Lukman lagi. Dr. Lukman lagi menambahkan bahwa saat ini Kemristekdikti sedang gencar-gencarnya berusaha mendongkrak hasil–hasil penelitian  untuk dapat dipublikasikan di tingkat global (internasional). Dr. Lukman dengan tegas mengatakan hasil penelitian merupakan aset negara  yang sangat penting karena tingkat peradaban sebuah negara dapat dilihat dari jumpah publikasi yang dihasilkan. Sehingga tidak bisa dipungkiri, kini setiap negara saling memperebutkan untuk mendapatkan peringkat tertinggi dalam publikasi internasional.

Masih menurut Dr. Lukman, ST, M.Hum saat ini berdasarkan perbandingan publikasi internasional negara ASEAN  terindeks scopus dalam periode 2000-2018, indonesia berada di peringkat kedua di bawah negara Malaysia, namun berhasil melampaui negara Singapura dan Thailand. Peningkatan publikasi produktivitas ilmuan di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu, ketersediaan informasi ilmiah digital (e-journal), dana penelitian, pelatihan terkait penelitian, dan internet.

Dr. Lukman kembali mengatakan saat ini paradigma perpustakaan sudah berubah ke arah digital library dengan konsep pemanfaatan e-resources. E-Resources (electronic resources) atau Sumber elektronik merupakan bahan perpustakaan yang penggunaannya memerlukan perangkat komputer dan biasanya lebih berkaitan dengan perangkat lunak yang dapat diakses baik secara offline maupun online. Sumber elektronik sebelumnya dikenal sebagai berkas komputer (computer files). Deskripsi ini dikembangkan karena semakin banyak perpustakaan yang menggunakan komputer serta semakin meningkat pula sumber elektronik, tegas Dr. Lukman lagi. Acara lokakarya ini diikuti oleh utusan adri berbagai kampus PTN dan PTS yang ada di Sumut.

.