Rektor UHN Sampaikan Turut Berduka Cita Kepada Ibu Ani Yudhoyono

Segenap civitas akademika Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan ikut berduka cita atas berpulangnya Ibu Ani Yudhoyono di Salah satu rumah Sakit Singapura. Hal itu diucapkan oleh Rektor UHN Medan Dr. Haposan Siallagan, SH, MH didampingi oleh para Wakil Rektor, WR I Dr. Richard Napitupulu, ST, MT, WR II Rusliaman Siahaan, SE, MM, WR III Dr. Ir. Sindak Hutauruk, MSEE, dan WR IV Samse Pandiangan, M.Sc, PhD, Medan, (2/06/2019). Rektor UHN kembali menegaskan kita sangat kehilangan karena Ibu Ani Yudhoyono adalah sosok yang bisa jadi contoh, panutan dan memebrikan sebuah gambaran betapa seorang ibu sangat dibutuhkan dalam mendorong pekerjaan dan kesuksesan seorang suami.

Rektor mengatakan selama kepemimpinan Pak SBY Ibu Ani adalah sala satu tokoh di belakangnya. Sokongan Ibu Ani dalam melakukan tugas sebagai ibu negara bisa dibilang cukup sukses dimana banyak peran yang dilakukan oleh Ibu Ani sebagai ibu negara yang cukup cerdas. Saya melihat selama pak SBY memimpin negara ini selama dua periode ibu Ani berhasil memunculkan dirinya sebagai wanita yang  cukup sederhana, mengayomi semua orang, moderat, terbuka, dan melakukan pendampingan dengan cukup baik melakukan tugas kenegaraan. Semua yang dilakukannya tentu karena sebagai tanggung jawab sebagai seorang ibu negara dan juga sebagai ibu rumah tangga.

Rektor juga mengatakan saatnya wanita sekarang ini bisa melihat sisi positif yang membangun yang dilakukan oleh Ibu Ani. Mengingat peran wanita bukan hanya sekedar jadi ibu rumah tangga, tetapi salah satu motivator, penyemangat, pemberi gagasan, dan juga sebagai patron dalam melakukan aktivitas agar pekerjaan yang dilakukan bisa berhasil dengan baik. Peran seorang ibu sangatlah sentral dan peran itu adalah peran yang sangat membangun. Dalam hal ini, Ibu Ani adalah teladan bagi kita karena seorang figur yang sederhana dan jauh dari berita-berita yang bersifat glamour.

Kini kita telah kehilangan salah satu sosok wanita sebagai mantan ibu negara yang sangat sederhana, pluralis, visioner, mampu mengangkat karir suami, menjadi seorang ibu pendidik. Tetapi Tuhan selalu punya rencana. Semoga Bapak SBY dan keluarga yang ditinggalkan oleh Ibu Ani bisa lebih tabag dan tegas. Tuhanlah yang punya rencana dalam hidup manusia, kita hanya diberikan waktu dalam menjalani. Maka saatnya semua manusia untuk kembali menggunakan waktu yang diberikan oleh Tuhan dengan hal –hal yang bersifat membangun.

Sekali lagi, atas nama Universitas HKBP Nommensen Medan kami sangat berduka atas kehilangan Ibu Ani dan Bapak SBY serta keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan. Semoga Ibu Ani Yudhoyono diterima disisiNya dan amal ibadahnya diterima oleh Tuhan. Kita sangat berduka dan kehilangan ibu Ani, tegas Rektor UHN Dr. Haposan Siallagan, SH, MH lagi.

.