Dosen UHN Medan Harus Tingkatkan Publikasi di OJS

Salah satu tugas dari dosen adalah melakukan penelitian dan penelitian yang bermutu sangat menentukan kemajuan bangsa kita ini. Hal itu ditegaskan oleh Rektor UHN Medan Dr. Haposan Siallagan, SH, MH yang mengharapkan dosen di lingkungan UHN Medan bisa meningkatkan publikasinya di Open Jurnal System saat memberikan arahan pelatihan OJS di Ruang Dr. Justin kepada para dosen UHN Medan, Senin, (13/05/2019). Adapun pembicara dalam pelatihan penulisan publikasi dan tata kelola OJS ini adalah Dodi Siregar, M.Kom dan Oris Krianto Sulaiman, M.Kom dengan Ketua Panitia Dr. Kammer Sipayung, M.Hum. 

Rektor UHN Medan dalam sambutannya mengatakan dengan tegas bahwa Jurnal ilmiah merupakan salah satu paramenter bagi perkembangan ilmu pengetahuan di sebuah institusi, baik institusi pendidikan maupun non-pendidikan. UHN sangat menyadari betapa pentingnya jurnal ini sebagai sarana dalam mempublikasikan karya ilmiah dan penelitian dosen. Rektor UHN juga mengatakan jurnal juga menjadi salah satu syarat untuk akreditasi sebuah institusi, khususnya institusi pendidikan tinggi. Oleh karena itu, banyak institusi yang berusaha untuk menyediakan dan menerbitkan jurnal ilmiah. Namun sayangnya penerbitan jurnal ilmiah seringkali terhambat oleh faktor biaya penerbitan, khususnya bagi jurnal baru. Saat ini UHN terus melakukan upaya bagaimana supaya kesadaran dosen akan pentingnya jurnal dalam rangka memfasilitasi publikasi dosen yang bermutu kedepannya, tegas Rektor,

Rektor UHN juga mengatakan perkembangan teknologi informasi saat ini, salah satu alternatif untuk penerbitan jurnal adalah dengan menggunakan penerbitan jurnal elektronik (e-jurnal), selain dapat mengurangi biaya percetakan dan mendukung efisiensi, penggunaan e-jurnal juga memungkinkan akses artikel yang lebih luas untuk semua kalangan. Open Journal System (OJS) merupakan salah satu perangkat aplikasi yang populer digunakan oleh banyak instansi untuk mengelola jurnal secara online. Salah satu alasan kepopuleran OJS adalah karena OJS bersifat open source atau gratis. Selain itu, OJS juga memiliki fitur yang cukup mampuni untuk menangani publikasi online dan terhubung dengan berbagai mesin pencari (search engine) sehingga memudahkan indentifikasi dan pencarian artikel. Kita harapkan melalui pelatihan tata kelola dan pengelolaan OJS ini kita harapkan akreditasi di lingkungan UHN semakin lebih baik dan mampu memebrikan sumbangan yang besar dalam pengembangan IPTEK harap Rektor lagi. 

Sementara kedua pembicara ini dengan tegas mengatakan bahwa Bagi dunia perguruan tinggi, jurnal merupakan salah satu parameter yang sangat vital dalam pengembangan ranah keilmuan. Kegiatan penelitian atau kegiatan ilmiah seacara umum, biasanya menuntut publikasi sebagai salah satu bentuk laporan dan presentasi hasil penelitian. Tentu ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Oleh karenanya,saat ini semua institusi pendidikan tinggi tanpa kecuali melihat betapa pentingnya menerbitkan jurnal dan sebagian juga telah menggunakan layanan jurnal online.

Jurnal online atau jurnal dalam format elektronik merupakan salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan oleh pengelola jurnal. Selain faktor efektifitas pengelolaan dan manajemen jurnal, sebagian besar platform jurnal online juga bersifat open source dan gratis. Salah satu platform jurnal online yang banyak digunakan dan cukup dengan OJS (Open Journal System).OJS atau Open Jurnal System merupakan salah satu produk open source dari PKP (Public Knowlegde Project) yang khusus digunakan untuk mengelola jurnal online, tegas kedua pembicara. Acara pelatihan OJS ini diikuti oleh utusan dosen dari semua lingkungan fakultas. Hadir WR II Rusliaman Siahaan, SE, MM, WR IV Dr. Samse Pandiangan, M.Sc, PhD dan Dekan FE UHN Dr. Jadongan Sijabat, M.Si.

.