UHN Medan Punya Prospek Menuju WCU

Kita harus berani bermimpi, mimpi  itu bisa kita wujudkan jika kita punya komitmen, pemahaman yang sama, saling mendukung, dan saling mengisi. Hal itu ditegaskan oleh Rektor Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan saat memberikan sambutan pada acara Seminar nasional Toward A World Class University dengan tema pengembangan kompetensi akademisi Universitas HKBP Nommensen menuju Universitas Kelas Dunia di Ruang Dr. Justin dengan menghadirkan pembicara Prof. Dr. Sihol Situngkir, SE, MBA Staf Ahli Kementerian Sekretaris Negara Republik Indonesia dan Mahendra Sitepu, SE (Founder/CEO Pak Tani Digital) di Ruang Dr. Justin UHN Medan, Selasa, (6/08/2019).

Rektor UHN mengatakan saat ini kita semua harus kerja keras, inovatif, dan juga kreatif karena persaingan yang makin mengglobal. Banyak inovasi yang musti kita lakukan kalau ingin bangsa  kita bisa survive. Untuk itu, kata kuncinya adalah membangun semangat team, kerja keras, membangun budaya kerja inovatif dan punya visi yang jauh kedepan. UHN Medan sebagai sebuah institusi yang punya fasilitas punya prospek untuk bisa lebih baik kedepan, tegas Rektor. Untuk itu, mimpi UHN sebagai salah satu WCU tentu punya dasar pijakan yang jelas kalau kita bisa lebih giat dan lebih inovatif lagi, tegas Rektor UHN ini lagi.

Sementara Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Richard Napitupulu, ST, MT dengan tegas mengatakan bahwa UHN Medan harus kita letakkan dalam skala global dan konstelasi global. Konsep WCU adalah cita-cita bersama dan dating dari pasar, dimana semua perguruan tinggi harus adaptif dan siap menghadapi perubahan lingkungan global. Untuk itu, kedepan bagaimana kita membangun UHN ini sebagai salah satu pemain global, tentu kita harus mampu menghadapi dan beradatpasi dengan perubahan, tegas WR I ini.

Sementara Prof. Dr. Sihol Situngkir dengan tegas mengatakan bahwa "World class university mampu mendorong mahasiswa untuk bersaing dalam ranah global. Mereka dipersiapkan secara matang untuk menghadapi itu (Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA),” ujar Harjanto ketika ditemui di Joseph Wibowo Center, Kampus Binus Senayan, Selasa (20/1). Untuk mencapai akreditasi internasional, perguruan tinggi harus dapat memenuhi berbagai kriteria yang telah ditetapkan sesuai standar internasional. Quacquarelli Symonds (QS), lembaga riset yang bergerak di bidang pendidikan tinggi dalam rilisnya pada 2010 menyebutkan bahwa ada beberapa kriteria inti harus dipenuhi perguruan tinggi di antaranya: 1. Kualitas Penelitian 2. Lulusan kerja 3. Kualitas Pengajaran 4. Infrastruktur. Keempat komponen ini harus  UHN penuhi kalau ingin mengambil bagian dari WCU, tegas Prof. Dr. Sihol Situngkir lagi.

Kata kuncinya kata Prof. Dr. Sihol Situngkir lagi adalah kerja keras, mau menerima perubahan, mengembangkan mindset berubah sesuai dengan tuntutan, dan dukungan dari pihak yayasan. Kita harapkan dengan adanya pertemuan ini paradigm berpikir kita bisa berubah dimana semua dosen UHN harus mampu menjadikan UHN Medan sebagai bagian dari WCU tegas Prof. Sihol lagi. Seminar  ini diikuti oleh Para Dekan, Kaprodi, dan dosen dari lingkungan UHN Medan. Hadir Wakil Rektor II Rusliaman Siahaan, SE, MM, WR III Dr. Ir. Sindak Hutauruk, MSEE, dan Wakil Rektor IV Samse Pandiangan, M.Sc, PhD.

.