Meningkat hingga 3 (tiga) kali lipat, Peserta Magang MSIB UHN aktif melakukan kordinasi awal

Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) adalah program yang ditawarkan oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan dan riset teknologi (KEMDIKBUDRISTEK) yang bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis dan peningkatan kompetensi bagi mahasiswa. Program ini telah diikuti oleh Universitas selama 3 gelombang dan telah diikuti oleh banyak mahasiswa. Pada gelombang keempat, kordinasi dilakukan secara daring dengan peserta sebanyak 30 orang dengan perincian 26 orang lolos dalam program Magang bersertifikat dan 14 orang lolos dalam program Studi independen bersertifikat. Kordinasi awal dilakukan oleh kepala pusat karir Universitas HKBP Nommensen yaitu Bapak Hotpascaman Simbolon, M.Psi., Psikolog. Kordinasi dilakukan secara daring karena adanya pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia. Namun, hal ini tidak mengurangi semangat para peserta untuk mengikuti program MSIB ini. Mereka tetap semangat untuk belajar dan berkembang meskipun kordinasi dilakukan secara daring. Dalam program MSIB, mahasiswa yang lolos akan diberikan kesempatan untuk magang atau belajar secara mandiri dengan bimbingan dari dosen pengampu. Selama magang atau belajar mandiri, mahasiswa akan diberikan tugas-tugas yang harus diselesaikan dan diuji secara berkala. Setiap peserta yang berhasil menyelesaikan program akan mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas diri dalam dunia kerja. Program magang merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang sangat penting bagi mahasiswa. Selain memberikan pengalaman langsung di dunia kerja, program magang juga memungkinkan mahasiswa untuk membangun jaringan dan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan bidang studi mereka. Program Studi Independen bersertifikat juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar mandiri dan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja. Dalam program MSIB ini, peserta terdiri dari mahasiswa dari berbagai program studi, sehingga mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Hal ini memungkinkan para peserta untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Selain itu, para peserta juga dapat mengembangkan keterampilan interpersonal dan kemampuan bekerja dalam tim. Dalam kordinasi awal, Bapak Hotpascaman Simbolon, M.Psi., Psikolog memberikan arahan dan petunjuk tentang program MSIB, tugas-tugas yang harus diselesaikan, serta tata cara pelaporan tugas. Beliau juga memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta untuk mengikuti program dengan baik. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi tentang program MSIB. Dalam kordinasi awal ini, para peserta diberikan pengarahan tentang pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Para peserta juga diingatkan untuk selalu berkomunikasi dengan dosen pengampu jika ada hal-hal yang memerlukan klarifikas

.