Prodi Peternakan

Sebagai bagian dari sub-sistem pendidikan nasional, program studi Produksi Ternak juga diarahkan untuk pencapaian tujuan nasional seperti tercantum dalam tiga peraturan Pemerintah No. 61 tahun 1999. Untuk pencapaian tujuan nasional dimaksud Program Studi Produksi Ternak UHN telah merumuskan visi, misi, dan tujuannya secara spesifik sebagai berikut :


VISI

Menjadi program studi Produksi Ternak yang cemerlang dalam melayani masyarakat, bangsa, dan negara dengan jasa-jasa pendidikan tinggi dalam bidang ilmu dan teknologi produksi ternak yang penuh kasih kristiani dan sesuai dengan kebutuhan dalam konteks perkembangan zaman.


MISI

Menyediakan jasa-jasa pendidikan tinggi bidang ilmu dan teknologi produksi peternakan yang bermutu untuk menghasilkan sumberdaya manusia bermoral kristiani yang memiliki:

  1. Kemampuan dan motivasi yang tinggi dalam menciptakan lapangan kerja

  2. Daya saing yang tinggi dalam mengisi lapangan kerja di tingkat lokal, nasional, dan internasional

 

TUJUAN

Menyiapkan peserta didik untuk menjadi anggota masyarakat yang memiliki kompetensi dalam:

1. Menerapkan, mengembangkan, dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan teknologi produksi peternakan.

2. Menyebarluaskan dan mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat baik melalui penciptaan lapangan kerja baru maupun melalui partisipasinya mengisi peluang kerja yang tersedia di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Implementasi kedua tujuan ini diarahkan agar selalu berbasis kepada pendayagunaan sumberdaya-sumberdaya lokal namun menghasilkan produk berdaya saing global.

Untuk pencapaian tujuan Program Studi Produksi Ternak, Fakultas Peternakan UHN telah menyusun kurikulum baru yang disebut Kurikulum Berbasis Kompetensi. Kurikulum baru ini merupakan penyempurnaan Kurikulum Lama (1994). Perbedaan mendasar kedua kurikulum ini terletak pada penekanan kompetensi peserta didik. Bila kurikulum lama lebih mengarah kepada peningkatan kompetensi teknis produksi saja, maka melalui kurikulum berbasis kompetensi ini, peserta didik diarahkan agar mengalami peningkatan kompetensi utama yang lebih komprehensif yaitu mencakup:

  1. Kompetensi teknis produksi

  2. Kompetensi manajemen pemasaran ternak dan hasil ternak

  3. Kompetensi manajemen finansial usaha peternakan

Selain mengupayakan peningkatan kompetensi, kurikulum baru juga dipersiapkan menghasilkan peningkatan komitmen dan penumbuhan budaya beternak pada peserta didik. Setelah mengalami peningkatan kompetensi, komitmen, dan budaya beternak maka peserta didik diharapkan akan mampu menjadi peternak profesional baik secara mandiri (berwirausaha) maupun secara berkelompok (lembaga penerima atau perusahaan swasta bidang peternakan).

 

MATA KULIAH GBPP DAN SAP

* GANJIL

* GENAP