Manajemen Bisnis

Program Studi Manajemen Bisnis merupakan program studi baru di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, ijin pendirian dikeluarkan tahun 2007. Cikal bakal pendirian yang disebut dengan Fakultas Ilmu Administrasi Niaga (FAN) tahun 1977 s/d 1979, kemudian tahun 1979 s/d 1980 Fakultas Administrasi Niaga berubah menjadi Fakultas Administrasi Negara dan Niaga (FANN). Pada tahun 2001 nama fakultasnya diubah menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan maka Program Studi Administrasi Niaga diubah menjadi Administrasi Bisnis pada tahun 2007. Ada lima program studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yaitu Program Studi Administrasi Bisnis, Administrasi Negara, Kesekretariatan, Manajemen Bisnis, Perpajakan, dan Public Relation.

Program Studi Manajemen Bisnis ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan bagi pelaku bisnis atau pemula guna memperoleh knowledge bisnis. Pengalaman di Taiwan menunjukkan bahwa ekonominya dapat tumbuh pesat karena ditopang oleh sejumlah usaha kecil. Upaya untuk memanage usaha kecil dan usaha menengah maka perlu knowledge bisnis. Sehingga diharapkan industri moderen di Indonesia dapat menembus pasar global.

Sasaran pendidikan manajemen bisnis ini adalah untuk menghasilkan pendidikan yang mampu bersaing secara komprehensif dan kompetitip melalui peningkatan kemampuan leadership, manajemen internal, efisiensi, produktiitas dalam suasana akademik yang kondusip relevan dan berkelanjutan. Prodi Manajemen Bisnis di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan merupakan bagian dari UHN. UHN merupakan universitas yang dimiliki oleh gereja, yang berarti milik banyak orang. Oleh karena itu Universitas ini sangat sulit dibubarkan, maka kesinambungan perkuliahan akan tetap dijamin.

Program Studi ini diasuh oleh minimum bergelar S2 lulusan dari universitas dalam maupun luar negeri. Tatap muka perkuliahan per semester sebanyak 14 kali pertemuan ditambah satu kali Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester. Hanya dosen yang telah ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan yang diijinkan mengajar di depan kelas dan tidak dapat digantikan oleh asisten. Dosen tidak diperkenankan melaksanakan ujian bila tatap muka kurang dari tujuh (7) kali pertemuan per semester, oleh karena itu kehadiran dosen dipastikan cukup disiplin. Mahasiswa juga tidak diijinkan mengikuti ujian bila tidak memenuhi kehadiran sebanyak 75% tatap muka. Setiap dosen diwajibkan menyediakan waktunya untuk melakukan konsultasi dan bimbingan kepada mahasiswa bagaimana memilih mata kuliah yang akan dibawakannya pada semester berjalan (pengisian KS, mata kuliah, dan bimbingan skripsi).

Pelaksanaan ujian dilakukan secara sentralisasi, diawasi oleh dosen dan dibantu oleh pegawai administrasi. Hal itu dimaksutkan untuk mengurangi kecurangan dan bila didapati mahasiswa yang melakukan kecurangan maka dikenakan sanksi mengulang mata kuliah yang diujikan pada semester berikutnya. Hasil ujian objektip tanpa ada unsur penyogokan. Bagi dosen atau pegawai yang melakukan manipulasi nilai dikenakan sanksi berupa tegoran, pembinaan, penskorsingan, dan pemecatan.

Sistem pelayanan administrasi dilakukan dengan menggunakan teknologi informasi. Sistem pembayaran uang kuliah dan kewajiban lainnya dapat dilakukan kapan dan dimana saja dengan sistem informasi perbankan. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan extrakulikuler dengan bantuan wakil dekan yang membidangi mahasiswa. Mahasiswa berprestasi akan dihargai dengan memberikan beberapa beasiswa atau keringanan pembayaran uang kuliah.

Prasarana yang dapat digunakan oleh program stusi antara lain adalah laboratorium bahasa, laboratorium komputer, fasilitas internet, dan ruang seminar.

 

MATA KULIAH GBPP DAN SAP

* GANJIL

* GENAP