Pusat Dokumentasi (Pusdok)

Pusat Dokumentasi dan Pengkajian Budaya Batak Dibangun pada tanggal 17 Mei 1983 yang bertujuan untuk mendokumentasikan semua pengetahuan yang ada mengenai suku Batak. Melanjutkan studi tentang Batak, mendiskusikan bermacam-macam aspek kebudayaan dan masalah Batak dalam proses modernisasi serta melakukan penelitian, penerjemahan maupun penerbitan adalah alasannya PD&PKB ini didirikan.

PD&PKB ini mempunyai dokumentasi-dokumentasi yang mencakup hampir keseluruhan kebudayaan suku Batak. Walau di kalangan orang Batak sendiri masih ada yang belum menyadari tentang arti nilai suatu Pusat dokumentasi dan Pengkajian Budaya Batak ini, namun para peneliti dari luar negeri, seperti Jepang, Jerman, Belanda, Inggris, dan lainnya, telah menemukan keterangan yang berharga dari dokumentasi yang mereka temui di Pusat ini. PD&PKB di Universitas HKBP Nommensen ini merupakan suatu pusat yang dapat mewakilkan kebudayaan suku Batak yang dapat disejajarkan dengan Pusat Javanologi di Yogyakarta. Koleksi yang dimiliki oleh PUSDOK ini antara lain:

1. Buku-buku dan makalah terbitan lama dan baru yang berisi tentang Suku Batak, yakni: Toba, Karo, Pak-pak/Dairi, Simalungun, Angkola/Mandailing.
2. Majalah-majalah Batak, mulai dari tahun 1980-an, seperti Bona Pasogit, Bona Ni Pinasa, Horas, dan lainnya.
3. Hasil-hasil penelitian silsilah daerah Tapanuli Utara yang berisi keterangan tentang Silsilah Marga Batak Toba.
4. Kaset dan video hasil rekaman acara-acara khusus seperti 125 tahun Jubileum HKBP, Parmalim Andung.
5. Klipping berita-berita tentang Budaya Batak sejak Tahun 1986 (Sumber Harian SIB, Waspada, Kompas, dll).
6. Koleksi foto acara-acara khusus dari zaman Hindia Belanda, Koloniale Verslagen 1850-1945 (microfilm), Akte-akte Kelahiran, Perkawinan, Kematian, di HKBP, mulai Tahun 1861-1945, idem Gereja Katolik 1933-1945 (dalam bentuk microfilm juga).

Jadwal Buka Perpustakaan :
Senin - Kamis : 08.00 - 12.00 dan 14.00 - 16.45
Jum'at: 08.00 - 11.00 dan 14.00 - 16.45
Sabtu: 08.00 - 12.00

Catatan:
Untuk menjadi anggota PD dan PKB, dikenakan biaya keanggotaan sebesar Rp. 3000 / tahun.