Lembaga Penjaminan Mutu

Mutu bukan lagi merupakan suatu pilihan, melainkan sudah menjadi norma. Di dalam penyelenggaraan Perguruan Tinggi, mutu harus menjadi suatu pilihan utama yang melatar belakangi kebijakan dan tindakan pendidikan tinggi sehingga tercipta lingkungan internal pendidikan tinggi dan lingkungan eksternal pendidikan tinggi yang dinamis dan berdaya saing tinggi.

Rektor menyikapi keadaan tersebut, pada tahun 2008 Universitas HKBP Nommensen memulai paradigma baru dalam pengelolaan perguruan tinggi dan pendidikan tinggi dengan menerapkan manajemen mutu terpadu dengan membentuk Lembaga Penjaminan Mutu.

Dibentuknya sebuah lembaga yang mengatur dan menjalankan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPM-PT) dengan tujuan meningkatkan mutu dan relevansi semua produk pendidikan yang ada di Universitas HKBP Nommemsen secara terstruktur, sistematik dan terus berkelanjutan dengan sasaran akhir terpenuhinya kebutuhan pemangku kepentingan.

Hingga tahun 2016, Lembaga Penjaminan Mutu Universitas HKBP Nommensen membagi pelaksanaan Manajemen Mutu dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Audit Mutu Internal (AMI) dan Monitoring dan Evaluasi Internal (MONEVIN).

Lembaga Penjaminan Mutu Universitas HKBP Nommensen dibentuk dengan susunan organisasi :

Ketua    :    Dr. Marlan Hutahaean, M.Si
Sekretaris    : Agus N. Simanjuntak, SE, MM
Koordinator SPMI    : Albina Ginting, SP, M.Si
Koordinator AMI    : Nancy Nopeline, SE, M.Si
Koordinator MONEVIN    : Drs. Juara Simanjuntak, M.Si

Dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di Universitas HKBP Nommensen (UHN) “mengutamakan mutu dalam memajukan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat” merupakan satu dari tiga prinsip dasar pengembangan pendidikan. Prinsip ini ditegaskan dalam Visi UHN 2009 - 2013 untuk menjadi Perguruan Tinggi terbaik dan terkemuka dalam pendidikan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu, beriman, berakhlak, yang tanggap terhadap tantangan lokal dan global. Dilanjutkan dan ditegaskan kembali dalam Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Lembaga Penjaminan Mutu sebagai berikut :

-------------------- V I S I --------------------

Menjadi Lembaga penyelenggara Sistem Penjaminan Mutu di Universitas HKBP Nommensen dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara konsisten untuk mewujudkan Perguruan Tinggi terbaik dan terkemuka di Asia Tenggara.

-------------------- M I S I --------------------

1. Mempersiapkan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi yang berkesinambungan berbentuk Kebijakan, Manual, Standar dan Formulir Sistem Penjaminan Mutu dalam meningkatkan kinerja akademik dan kinerja non akademik.

2. Menjadi pusat informasi Sistem Penjaminan Mutu di universitas HKBP Nommensen.

3. Melaksanakan dan memfasilitasi implementasi Sistem Penjaminan Mutu serta monitoring dan evaluasi Sistem Penjaminan Mutu Universitas HKBP Nommensen.

4. Membangun Dokumen Sistem Penjaminan Mutu sesuai dengan kebutuhan stakeholders.

-------------------- T U J U A N --------------------

1. Terbentuknya kebijakan, manual, standar-standar sistem penjaminan mutu dan terlengkapinya kebutuhan formulir-formulir sistem penjaminan mutu yang ditetapkan dan dievaluasi secara berkelanjutan.

2. Terlaksananya sistem audit, monitoring dan evaluasi kinerja akademik dan non akademik.

3. Tersedianya dokumen sistem penjaminan mutu.

4. Terlaksananya Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu yang berkelanjutan.

-------------------- S A S A R A N --------------------

1.  Tersusunnya kebijakan sistem penjaminan mutu.

2.  Tersusunnya manual sistem penjaminan mutu.

3.  Tersusunnya standar sistem penjaminan mutu.

4.  Tersedianya formulir sistem penjaminan mutu.

5.  Tersedianya dokumen mutu meliputi kebijakan SPMI, Manual SPMI dan Standar SPMI.

6.  Tersedianya SOP Akademik dan Non Akademik.

7.  Terselenggaranya penetapan standar, implementasi standar, monitoring, evaluasi diri dan  audit internal.

8.  Terselenggaranya sosialisasi SPMI kepada seluruh stakeholders.

9.  Terwujudnya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memenuhi standar pembelajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.