Kunjungan Studi Lapangan ke IPAL (Instalasi Pengolah Air Limbah) Cemara

Kunjungan Studi Lapangan ke IPAL (Instalasi Pengolah Air Limbah) Cemara

Pengolahan limbah merupakan salah satu topik bahasan dalam mata kuliah ‘Rekayasa Lingkungan’ yang diberikan pada semester 5  di Program Studi Teknik Sipil. Mata kuliah ini diasuh oleh Ir Partahi H. Lumbangaol MEngSc.

Untuk memberikan kesempatan melihat praktek pengolahan limbah, pada tanggal 17 Desember 2013 Prodi Sipil mengadakan kunjungan lapangan ke IPAL Cemara. Dalam kujungan ini mahasiswa melihat langsung bagaimana limbah domestik  dikumpulkan melalui jaringan perpipaan, diolah secara biologis sampai memenuhi syarat baku mutu limbah cair, selanjuntya dibuang ke badan air penerima.

Gambar 1 : Aerated Lagoon

Gambar 1. Aerated Lagoon

Air limbah domestic merupakan air yang timbul dari sisa kegiatan di rumah tangga, seperti air bekas mandi, mencuci dan kakus serta juga kegiatan lainnya yang dilakukan di dalam rumah. Air hujan bukan merupakan bagian dari air limbah domestik, karenanya air hujan harus dipisahkan penanganannya dari air limbah domestik dengan menyalurkannya ke saluran drainase kota.

Tujuan pengolahan air limbah domestik ini adalah menjaga kualitas lingkungan badan air penerima, seperti sungai, sehingga air limbah domestik yang dibuang ke sungai tersebut telah memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah.

Di IPAL Cemara, pengolahan limbah dilakukan secara biologis menggunakan proses anaerobik dilanjutkan dengan proses aerobik. Proses anaerobik menggunakan teknologi ‘UASB (upflow anaerobic sludge blanket)’. Proses aerobik menggunakan teknologi ‘aerated lagoon’ dan ‘facultative pond’. Dalam proses pengolahan ini dihasilkan limbah padat berupa lumpur endapan. Lumpur endapan dikumpulkan dan dikeringkan secara alami dengan bantuan sinar matahari pada unit ‘sludge drying bed’. 

PDAM Tirtanadi telah mengoperasikan sistem pengelolaan air limbah ini sejak tahun 1995. Setiap hari kurang lebih 25.000 m3 limbah domestik mengalir ke instalasi ini untuk diolah. Saat kunjungan lapangan, pekerjaan konstruksi untuk penambahan kapasaitas pengolahan sedang berjalan.  Nantinya IPAL cemara ini diharapkan dapat melayani hingga 60.000 m3 limbah perhari.

ceramah

Gambar 2 : Petugas IPAL Cemara memberi penjelasan kepada mahasiswa Prodi Teknik Sipil UHN tepat diatas unit UASB. Pada latar belakang tampak pekerjaan konstruksi perluasan instalasi pengolahan limbah