26 Prodi Nommensen Layak Buka Joint and Double Degree Program

Kemristekdikti RI

26 Prodi Nommensen Layak Buka Joint and Double Degree Program

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI mendukung, bahkan mendorong Internasionalisasi Universitas HKBP Nommesnen (UHN) dan harus jadi model baru di Provinsi Sumatera Utara. Hal itu dikatakan oleh Kepala Seksi Kerjasama Luar Negeri Ditjen Kelembagaan Kemristekdikti RI Adhrial Refaddin SIP, MPP di Ruang Dr. Justin UHN saat acara Workshop “Persiapan Pendirian Joint and Double Degree Program” UHN dengan berbagai Universitas ternama dari luar negeri sebagai sebuah visi dan misi “Nommensen HKBP University (NHU) Goes International”, Jumat, (18/11/2016).

Dari sisi aturan main dan prosedural, UHN bisa melakukan program ini di 26 Program Studi yang telah terakreditasi B setelah terlebih dahulu melakukan berbagai tahapan dan proseudral. Apalagi, sumber daya UHN untuk melakukan itu bisa, tegas Adhrial Refaddin dihadapan Rektor UHN, para Wakil Rektor, Dekan dan Kaprodi UHN. Sumber daya UHN itu seperti Akreditasinya sudah rata-rata B, dosen tetap S2 dan S3, ditambah guru besarnya.

Sementara Rektor UHN Dr. Ir. Sabam Malau mengatakan kepada Adhrial Refaddin, bahwa sejak awal tahun 2015, UHN telah memulai era baru yakni masuk ke pasar global yang disemangat oleh tantangan dan peluang Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA. Rektor juga mengatakan Nommensen harus mampu bersaing di pasar global agar tidak menjadi pecundang. Untuk itulah kami mencanangkan misi “NHU goes international” yang dilaksanakan melalui 8 program yakni (1) pengakuan internasional kepada alumni dalam bentuk belajar di luar negeri dan bekerja di luar negeri, (2) layanan dengan mutu kelas dunia, (3) kuliah internasional, (4) publikasi ilmiah internasional, (5) program studi campuran internasional, (6) pertukaran dosen internasional, (7) pertukaran mahasiswa internasional, dan (8) dua-gelar internasional. Berbagai hasil telah kita capai antara lain, sejak 1 April 2015 Nommensen telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan 27 Universitas terkemuka di Cheko, Amerika Serikat, Taiwan, Thailand, Jepang dan Korea Selatan dan Malaysia.

Rektor UHN menambahkan lagi saat Ini menunjukkan bahwa UHN telah diakui sebagai perguruan tinggi bertaraf international atau setidak-tidaknya sebagai perguruan tinggi yang berpotensi untuk bertaraf internasional. UHN bersepakat dengan berbagai perguruan tinggi tersebut untuk juga melakukan pertukaran mahasiswa atau international student exchange dan pertukaran dosen atau international student exchange serta kerja sama dalam penelitian atau joint research. Saat ini Nommensen telah mengirimkan 53 mahasiswanya ke berbagai perguruan tinggi ternama di Taiwan dan Korea Selatan pada 3 Februari dan Agustus 2016 yang lalu untuk kuliah selama satu semester atau praktek lapang di sana. Selain itu, Nommensen mengirim Dosen Fakultas Pertanian Dr Samse Pandiangan dan Dosen Fakultas Teknik Dr Richard Napitupulu sebagai dosen tamu dan peneliti tamu selama 2 bulan di Czech University of. Bahkan saat ini, UHN telah membangun MoU dengan berbagai pergurun tinggi ternama dari China, tegas Rektor UHN lagi.

Workshop Persiapan “Pendirian Joint and Double Degree Program” berlangsung dengan baik dan memberikan banyak masukan pada UHN apa yang harus dilakukan oleh UHN untuk program ini. Acara ini diikuti oleh para Ketua LJM, Direktur OIA, Kaprodi, Wakil Dekan, Dekan dan Wakil Rektor dari lingkungan UHN dan berlangsung dengan baik.

Rektor UHN Dr. Ir. Sabam Malau didampingi oleh para WR, Dekan, dan Kaprodi foto bersama dengan Adhrial Refaddin, SIP, MPP dari Kemristekdikti RI setelah selesai Workshop Persiapan Joint and Double Degree UHN