Tax Amnesty Untuk Pembangunan Bangsa

Mengemuka dalam Seminar Tax Center Nommensen

Tax Amnesty Untuk Pembangunan Bangsa

Tax Amnesty ini sangat penting untuk pembangunan bangsa, baik jangka pendek, maupun jangka panjang, tegas Dekan Fakultas Ekonomi UHN Drs. Jusmer Sihotang, M.Si saat memberikan kata sambutan dalam “Seminar Tax Amnesty dan PSAK 70 Kerjasama Tax Center Universitas HKBP Nommensen (UHN) dengan Bank Mandiri Regional I Sumatera Utara di Ruang Perpustakaan UHN, Kamis, (27/10/2016). Seminar ini mengundang dua pembicara, yaitu Budi Anshari Nasution (Kanwil DJP Sumut I) dan pakar perpajakan UHN Dr. Timbul Sinaga, SE, MSAc sebagai upaya untuk membahas bagaimana peran Tax Amnesty dan PSAK 70 untuk mensukseskan pembangunan bangsa dari perspektif pengelolaan perpajakan negara ini.

Dekan FE dalam sambutannya mengatakan bahwa jangka pendek Tax Amnesty adalah ada peningkatan penerimaan negara yang pada akhirnya bisa menutupi defisit APBN. Untuk jangka panjang adanya kepatuhan atau kesadaran bagi semua warga negara untuk membayar pajak karena fungsi dan peran pajak itu sangatlah penting untuk membangun bangsa ini, tegas Dekan. Kita harapkan mana yang jadi objek pajak bisa dioptimalkan agar penerimaan pajak itu bisa maksimal sehingga bisa digunakan untuk mensejahterakan bangsa ini, tegas Dekan.

Sementara Direktur Tax Center UHN Amran Manurung, SE, M.Si, Ak juga mengatakan hal yang sama, pajak adalah sumber penerimaan negara yang harus dikelola dengan baik dan benar karena ini menyangkut masa depan bangsa. Untuk itu, kedepan Tax Center akan terus menjalin kerjasama dengan berbagai lintas instansi agar Tax Center berperan melakukan edukasi dan juga berbagai sosialisasi yang baik dan benar sesuai dengan arahan dan petunjuk pemerintah. Amran Manurung sangat berterima kasih kepada DJP Sumut I, dan Bank Mandiri yang telah mensponsori seminar ini dan kedepan acara a-acara seperti ini sangat penting untuk menjadi sumber masukan, sosialisasi yang baik dan benar mengenai perpajakan.

Parlindungan Hutahaean Regional CEO Region I Bank Mandiri Sumut juga sangat berterima kasih kepada kepada Tax Center UHN akan terselngeranya acara ini dengan baik. Bank Mandiri akan terus bekerjasa dengan UHN untuk melakukan berbagai kegiatan yang bersifat mengeduaksi. Bank MAndiri juga sangat mendukung program “Nommensen Mendunia” sebagai salah satu program membangun SDM yang bertaraf global. Intinya, Bank Mandiri sangat siap bermitra dengan UHN karena punya misi yang sama untuk membangun bangsa ini, tegas Parlidungan Hutahaean. Dari Kanwil DJP I Sumut Marslinus Simbolon juga mengatakan hal sama bahwa Tax amnesty adalah program yang sangat penting untuk membangun bangsa ini dari perspektif perpajakan.

Kedua pembicara Budi Anshari Nasution dan Dr. Timbul Sinaga, SE, MSAc sama –sama menekankan bahwa program Tax Amnesty ini sangat berperan untuk mendukung pembangunan bangsa dan merupakan upaya pemerintah secara terukur untuk meningkatkan penerimaan pajak jangka panjang demi kelangsungan pembangunan bangsa ini. Untuk itu, slogan ungkap, tebus, dan lega harus kita dukung sebagai wujud kecintaan kita pada negara ini. Kedepannya, kesadaran kita akan fungsi pajak harus lebih baik karena dari pajaklah pembiayaan pembangunan bisa berjalan dengan baik. Tegas Dr. Timbul Sinaga, MSAc. Acara ini diikuti oleh mahasiswa FE UHN, Tax Center dari kampus lain dan para dosen-dosen di lingkungan UHN.

Dekan FE UHN Drs. Jusmer Sihotang, M.Si didampingi oleh Direktur Tax Center Amran Manurung, SE, M.Si, AK foto bersama dengan Regional CEO Region I/Sumatera I Bank Mandiri Parlindungan Hutahaean dan Pihak Kanwil DJP Sumut I sebelum seminar dimulai