Nommensen Studi Banding dan Siap Jajaki MoU Dengan UPH

Dalam rangka meningkatkan mutu akademik, kualitas lulusan, tata kelola kampus dalam hal manajemen keuangan, dan persiapan pendirikan kelas Internasional dengan double degree Universitas HKBP Nommensen (UHN) melakukan studi banding dengan Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci dan diterima langsung oleh Rektor UPH Dr. (HC) Jonathan L Parapak, M.Eng, Sc, Senin (7/08/2017). Adapun team UHN ini dipimpin oleh Wakil Rektor I Dr. Haposan Siallagan SH, MH. Dalam laporannya dari Karawi, Dr. Haposan Siallagan mengatakan UHN banyak mendapat pelajaran yang sangat berharga dari UPH Karawi, mulai dari kurikulum, sistem pengawasan, tata kelola keuangan, dan juga program intenasional. Kita akan menerapkan sistem yang dilakukan oleh UPH di lingkungan UHN agar mutu dan lulusan UHN bisa kelak bersaing dengan lulusan UPH, tegas Dr. Haposan.

Sementara Rektor UHN Dr. Ir. Sabam Malau mengatakan UHN punya tagline “NHU Goes International”. Dalam rangka menjeremahkan itu UHN melakukan studi banding dengan UPH yang sudah dulu melakjukannya, tegas Rektor UHN ini.  Rektor UHN Dr. Ir. Sabam Malau juga menambahkan sejak awal tahun 2015, UHN telah memulai era baru yakni masuk ke pasar global yang disemangat oleh tantangan dan peluang Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA.  Nommensen harus mampu bersaing di pasar global agar tidak menjadi pecundang. 

Untuk itulah kami mencanangkan misi “NHU goes international” yang dilaksanakan melalui 8 program yakni (1) pengakuan internasional kepada  alumni dalam bentuk belajar di luar negeri dan bekerja di luar negeri, (2) layanan dengan mutu kelas dunia, (3) kuliah internasional, (4) publikasi ilmiah internasional, (5) program studi campuran internasional, (6) pertukaran dosen internasional, (7) pertukaran mahasiswa internasional, dan (8) dua-gelar internasional.   Berbagai hasil telah kita capai antara lain, sejak 1 April 2015 Nommensen telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan 27 Universitas terkemuka di  Cheko, Amerika Serikat, Taiwan, Thailand, Jepang dan Korea Selatan dan Malaysia, tegas Dr. Ir. Sabam Malau. 

Sementara Wakil Rektor IV Dr. Hilman Pardede menegaskan, karena ini tugas utama Wakil Rektor IV, kerjasama dengan berbagai Perguruan tinggi yang bagus dari dalam negeri dan luar negeri dengan UHN akan terus dilakukan karena misi kita adalah untuk membangun bangsa ini melalui jasa pendidikan,  yaitu jasa pendidikan yang bermutu, relevan, dan juga bercirikan pembangunan karakter manusia, tegas Wakil Rektor IV. Kita melihat UPH patut kita contoh karena memadukan karakter dan IPTEK, tegas WR IV UHN ini.

Sementara Direktur OIA UHN Dr. Mula Sigiro, M.Si, PhD mengatakan, penekanan studi banding ini terkait dengan rencana UHN dalam membuka kelas internasional. Sebagai contoh kata Dr. Mula, UHN dan Czech University of Life Sciences (CULS) Prague Republik Ceko misalnya sepakat untuk menjajaki Double Degree. Double Degree artinya lulusan UHN yang mengikuti program kelas internasional tersebut nantinya akan memeroleh 2 ijazah ( = 2 gelar) ; satu ijazah dari UHN dan 1 Ijazah dari CULS, dan berhak menggunakan dua gelar tsb secara sah. Sebagai contoh, Anggiat Malau SP, BscAgr (SP = Sarjana Pertanian, BScAgr = Bachelor of Science in Agriculture) tambah Dr. Mula. Adapun team dari UHN yang ikut Studi banding ini adalah WR II Drs. Charles M Sianturi, MSBA, Ketua LPM Dr. Marlan Hutahaean, M.Si, Koord. SPMI, Dr. Janpatar Simamora, SH, MH, Kabiro Keuangan Ardin Doloksaribu, SE, M.Si, Kabiro PPA Drs. Juara Simanjuntak, M.Si, dan Kabag Akreditasi Sabar Tampubolon, SE, MM

WR I UHN Dr. Haposan Siallagan, SH, MH dan teamnya foto bersama dengan Rektor UPH Ir. Jonathan L Parapak, M.Eng, Sc di Ruang Kerja Rektor UPH Dalam Acara studi banding UHN ke UPH