Akademisi Internasional Paparkan Makalah di NICTE Nommensen

Para akademisi internasional dari berbagai lintas negara seperti  Taiwan, Jepang, Republik Ceko, Malaysia, RRT dan Indonesia memaparkan makalahnya dalam event bergengsi “Nommensen International Conference on Technology And Engineering (NICTE)” yang diselenggerakan oleh Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen (UHN) di Ruang Perpustakaan UHN, Selasa, (11/07/2017). Melalui NICTE ini kami ingin membuktikan bahwa UHN mampu menjadi fasilitator event yang bertaraf internasional, kata Dekan Fakultas Teknik UHN Dr. Ir. Richard Napitupulu, MT.

Dalam sambutannya Rektor UHN Dr. Ir. Sabam Malau mengatakan peran para ilmuan sangat berkontribusi dalam pembangunan. Bisa dibilang masa depan sebuah bangsa sangat tergantung sejauh mana bangsa tersebut bisa menguasai IPTEK. Saya rasa, dan saya tidak salah Jepang, Singapura, Korea Selatan harus kita akui sebagai negara maju. Saat ini mereka berada pada tataran 10 besar negara maju dengan kemampuan ekonomi yang sangat bagus. Tentu ini karena sumbangan IPTEK sehingga Jepang, Korea Selatan bisa mensejajarkan diri dengan Eropa, tegas Rektor UHN lagi.

Rektor juga menegaskan saat ini semua negara sedang membuka diri dengan adanya globalisasi. Pada era globalisasi sumbangan para ilmuan sangatlah besar untuk mendorong kemajuan bangsa –bangsa. Tentu harapakn kita semua bangsa saling mangisi, saling berbagi, dan saling mendorong atas dasar kebersamaan. Melihat peluang globalisasi  ini, UHN sangat menyadari betapa UHN perlu membangun hubungan kemitraan dengan para perguruan tinggi dari negeri luar untuk mendukung kemajuan pendidikan.

Bahkan Rektor melaporkan progres “NHU Goes International” yang sedang digalakkan saat ini, dimana sejak awal tahun 2015  UHN telah memulai era baru yakni masuk ke pasar global yang disemangat oleh tantangan dan peluang Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA.  Nommensen harus mampu bersaing di pasar global agar tidak menjadi pecundang.  Untuk itulah kami mencanangkan misi “NHU goes international” yang dilaksanakan melalui 8 program yakni (1) pengakuan internasional kepada  alumni dalam bentuk belajar di luar negeri dan bekerja di luar negeri, (2) layanan dengan mutu kelas dunia, (3) kuliah internasional, (4) publikasi ilmiah internasional, (5) program studi campuran internasional, (6) pertukaran dosen internasional, (7) pertukaran mahasiswa internasional, dan (8) dua-gelar internasional.   Berbagai hasil telah kita capai antara lain, sejak 1 April 2015 Nommensen telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan 27 Universitas terkemuka di  Cheko, Amerika Serikat, Taiwan, Thailand, Jepang dan Korea Selatan dan Malaysia. 

Diakhir sambutannya Rektor mengucapkan terima kasih atas partisipasi para akademisi dalam event NICTE ini dan semoga makalah para akademisi NICTE ini berguna untuk pembangunan, harap Rektor. Sementara Dekan FT Dr. Ir. Richard Napitupulu, MT  mengatakan yang ikut dalam event NICTE ini ada dari CULS (Ceko), UiTM (Malaysia), University Malaysia Perlis (Malaysia), Universitas Teknologi Petronas (Malaysia), Christian Chung Yuan University (Taiwan). Sementara dari Indonesia ada yang dari USU, Binus, Institut Teknologi Del, Universitas Tarumanegara, Universitas Mercubuana, UNIMED, dan Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen. Acara ini dimoderatori oleh Dr. Samse Pandiangan, M.Sc, Dr. Ir. Sindak Hutauruk, MSEE, Dr. Mula Sigiro, M.Si, PhD, dan Dr. Ir. Richard Napitupulu, MT.

Prof. Ing. David Herak PhD, Guru Besar CULS Rep. Ceko sedang mempersentasikan makalahnya yang dipandu moderator Samse Pandiangan PhD Pada acara NICTE Nommensen 2017