FH Nommensen Kembali Selenggarakan PKPA

Berangkat dari visi dan misi melahirkan tenaga terampil dalam bidang hukum yang profesional, berintegritas, dan berkarakter cinta pada bangsa dan takut akan Tuhan untuk kesekian kalinya, Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen kembali menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Penyelenggaraan PKPA ini merupakan hasil kerjasama antara Universitas HKBP Nommensen dengan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) yang mempercayakan UHN sebagai mitra kerjasama. Dalam pelaksanaannya telah dimulai sejak tanggal 21 April 2017 dan akan selesai dalam kurun waktu dua bulan ke depan. Demikian disampaikan Ketua Panitia PKPA FH Universitas HKBP Nommensen, Dr. Janpatar Simamora, SH., MH didampingi Dekan Fakultas Hukum Marthin Simangunsong, SH., MH, Selasa, (2/05/2017).

Lebih lanjut dijelaskan Dr. Janpatar Simamora, SH., MH bahwa PKPA kali ini diselenggarakan mengingat tingginya minat para sarjana hukum dari berbagai daerah untuk menjadi advokat karena keberadaan advokat saat ini sangat penting perananya apalagi dalam menyambut era MEA dan dinamika hukum bisnis global, dimana salah satu syaratnya adalah harus terlebih dahulu mengikuti pendidikan PKPA. Adapun sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengikuti pendidikan dimaksud adalah lulusan pendidikan tinggi hukum yang dibuktikan dengan ijazah Sarjana Hukum atau ijazah pendidikan tinggi hukum lainnya atau dengan menggunakan surat keterangan lulus, membayar biaya pendaftaran serta biaya pendidikan sebesar Rp. 5.000.000.

Doktor ilmu hukum jebolan Universitas Padjadjaran tersebut mengemukakan bahwa pelaksanaan PKPA kali ini dibekali dengan rancangan materi kurikulum yang selalu update dengan kebutuhan akan pengetahuan hukum terkini, baik kemampuan teori hukum maupun kemampuan praktiknya. Sejalan dengan itu, agar proses pendidikan dapat berjalan dengan profesional, Janpatar Simamora mengemukakan bahwa PKPA FH Nommensen diasuh oleh tenaga pengajar yang berkompeten di bidangnya serta mewakili unsur praktisi dan akademisi hukum yang handal seperti hakim, jaksa, advokat dan akademisi hukum.

Guna mendukung kelancaran proses pendidikan PKPA dimaksud, Janpatar Simamora yang merupakan lulusan Magister Hukum Universitas Gadjah Mada tersebut mengemukakan bahwa panitia menyediakan fasilitas yang cukup representatif berupa ruangan pendidikan full AC, coffee break dan makan siang, fasilitas internet, makalah dari setiap pengajar serta sertifikat PKPA dari Peradi Pusat yang akan diberikan setelah rampungnya program PKPA dimaksud. Tidak hanya itu, untuk lebih meningkatkan kompetensi lulusan PKPA FH Nommensen, di akhir pertemuan akan dirancang simulasi dalam rangka persiapan menghadapi ujian advokat, sehingga dengan demikian, seluruh peserta PKPA diharapkan memiliki kesiapan yang matang setelah selesai menempuh seluruh rangkaian pendidikan dimaksud guna mengikuti ujian advokat yang berlangsung secara nasional. Kita sangat yakin dan optimis bahwa bahwa para peserta PKPA FH UHN punya kapasitas dan kualitas yang bagus, tegas Janpatar lagi.

Para peserta PKPA FH UHN foto bersama dengan Ketua PKPA FH UHN 2017 Dr. Janpatar Simamora, SH, MH setelah selesai mengikuti perkuliahan Pertama