Ephorus Emeritus HKBP Apresiasi dan Bangga dengan TIM IT Nommensen

Lakukan Terobosan

Ephorus Emeritus HKBP Apresiasi dan Bangga dengan TIM IT Nommensen

Ephorus Emeritus HKBP Pdt. WTP Simarmata, MA memberikan apresiasi yang luar biasa buat tim teknologi informasi (IT) Universitas HKBP Nommensen yang berasal dari Pusat Informasi (PSI) UHN karena mampu melakukan inovasi dengan metode baru dalam proses pemilihan Praeses dalam Sinode Godang HKBP (SGH) 63 di Seminari Sipoholon (12-18 September 2016) dimana dengan sistem e-Voting. E-voting menggunakan sistem komputerisasi yang memberikan kemudahan sehingga penggunaan waktu lebih efektif dengan hasil yang sangat memuaskan. Terima kasih kepada team IT UHN, ini adalah sebuah terobosan yang sangat inovatif dan bukti bahwa HKBP sangat mengharapkan penggunaan IT untuk membangun HKBP sebagai berkat bagi dunia, tegas Ephorus Emeritus ini sebagaimana yang dilaporkan oleh Koordinator Humas UHN Jonson Rajagukguk, S. Sos, SE, MAP, Kamis, (22/09/2016).

Hal yang sama juga dikatakan oleh Dr. Ir. Sabam Malau sebagai Rektor UHN dengan memberikan apresiasi khusus kepada team IT UHN yang telah bekerja keras. Rancangan e- voting team IT UHN membuktikan bahwa UHN akan terus memdorong penggunaan IT untuk efektivitas dan efisiensi kehidupan, tegas Rektor UHN ini. Rektor sangat mengharapkan kedepan inovasi –inovasi dalam bidang IT akan lahir lagi dari PSI UHN sebagai bukti bahwa UHN juga adalah berkat bagi dunia.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Wakil Rektor III UHN Dr. Ir. Sindak Hutauruk, MSEE Tim IT UHN yg merancang sistem e-Voting (IT) pada Pemilihan Praeses di Sinode Godang HKBP 2016. Dengan sistem e-voting ini para sinodestan tinggal memilih calon-calon Praeses di layar monitor komputer. Sistem (aplikasi) otomatis merekam dan merekapitulasi jumlah pilihan, dan akhirnya diketahui siapa calon memperoleh berapa suara.

Hasil rancangan e-Voting ini mampu membuat pemilihan Praeses dengan sukses luar biasa (cepat, efisien, efektif, dan akuntabel). Wakil Rektor III ini juga mengatakan, tidak bisa bayangkan kalau pemilihan dan perhitungan dilakukan secara manual (pakai kertas pilihan) dimana sebanyak 1600 orang pemilih yang masing-masing harus memilih 30 nama calon Praeses, lalu panitia mentabulasinya secara manual di papan tulis).

Sementara salah satu Tim IT UHN Friska Sitinjak, ST didampingi oleh Parulian Sirait ST, Tiur Simaremare, S. Kom, Hans Marpaung, Faisal Reza, dan Hana Tampubolon AMd mengatakan HKBP untuk pertama sekali menggunakan Teknologi Informasi (IT) alias menggunakan sistem komputerisasi alias e-vooting dalam pemilihan Praeses. Pembaharuan dalam HKBP dengan menggunakan teknologi informasi ini akan membuat HKBP sebagai gereja yang ramah dengan teknologi untuk mendukung pelayanan, tegas keduanya. Parulian dan Friska juga mengharapkan semoga sistem aplikasi seperti itu juga diterapkan di setiap proses pemilihan pimpinan di HKBP seperti Pemilihan Ephorus, Sekjen, Kepala Departemen dan Ketua Rapat Pendeta. Teknologi adalah anugerah Tuhan, waktu juga anugerah Tuhan tegas kedua team IT UHN ini.

Ephorus Emeritus HKBP Pdt. Willem TP Simarmata, MA foto bersama setelah memberikan pengharagaan kepada Team IT UHN atas terobosannya dengan sistem e-Voting dalam pemilihan Praeses HKBP